π™‹π™€π™‰π™‚π˜Όπ™ˆπ˜½π™„π™‡π˜Όπ™‰ π™Žπ˜Όπ™ˆπ™‹π™€π™‡ π˜Ώπ˜Όπ™π˜Όπ™ƒ π™‹π™Šπ™Žπ™ π™‘π˜Όπ™†π™Žπ™„π™‰π˜Όπ™Žπ™„ π™‹π™ˆπ™†

Mengukur Perlindungan, Menjaga Kepercayaan

Sebagai bagian dari upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Balai Veteriner Subang bersama Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak melaksanakan kegiatan pengambilan sampel darah sapi untuk pengujian pascavaksinasi PMK di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Warunggunung, dan Maja. (22-23/06/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kekebalan atau respons antibodi yang terbentuk setelah pelaksanaan vaksinasi PMK. Melalui pengujian laboratorium, efektivitas program vaksinasi dapat diukur sehingga menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengendalian penyakit yang lebih tepat dan berkelanjutan.

Pengambilan sampel darah merupakan bagian penting dari surveilans kesehatan hewan. Tidak hanya memastikan bahwa vaksin telah memberikan perlindungan yang optimal, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kesehatan ternak, meningkatkan produktivitas, serta melindungi keberlangsungan usaha peternak.

Keberhasilan pengendalian PMK tidak hanya ditentukan oleh vaksinasi, tetapi juga oleh pemantauan dan evaluasi yang dilakukan secara berkesinambungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, petugas kesehatan hewan, laboratorium veteriner, dan para peternak, diharapkan ternak di Kabupaten Lebak semakin sehat, produktif, dan terlindungi dari ancaman penyakit.

Karena setiap sampel yang diperiksa adalah bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesehatan ternak dan masa depan peternakan yang lebih kuat.

Β 

Β 

KEPALA DINAS MASA KE MASA
  • Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
    Feby Hardian Kurniawan, S.E., MM
    Tahun Desember 2025 - Saat ini
PRESTASI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN
Pegawai