PELAYANAN KESEHATAN HEWAN PENANGANAN PROLAPSUS ANI PADA KUCING

Dinas Peternakan melalui Bidang Kesehatan Hewan melaksanakan pelayanan kesehatan hewan pasif hewan kesayangan di tempat pelayanan kesehatan hewan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak (16/11/20).
.
Pelayanan Kesehatan Hewan Pasif adalah pelayanan yang dilakukan dimana pemilik hewan membawa hewan ke Dinas Peternakan, UPTD Peternakan dan PUSKESWAN untuk mendapatkan penanganan oleh tenaga medis veteriner.
.
Pelayanan yang dilakukan berupa tindakan medis terhadap kucing dengan diagnosis Prolapsus ani yaitu kondisi penonjolan anus pada anjing dan kucing, kasus ini cukup sering ditemukan pada hewan yang masih muda atau sudah tua. Meskipun dapat terjadi pada semua hewan, umur, dan berbagai ras. Prolaps ani seringkali dianggap sepele dan lambat mendapat penanganan. Padahal, kasus prolaps ani bisa menjadi serius dan berbahaya bila tidak segera ditangani.
.
Penyebab prolaps ani cukup beragam, namun gejala diare yang panjang atau konstipasi yang parah juga dapat menyebabkan terjadinya ambeien pada hewan. Prolaps ani juga dapat disebabkan oleh gangguan organ lain seperti urolithiasis, gangguan persalinan, tumor pada saluran cerna, dan hernia perineal.
.
Penanganan prolapsus bila kasus masih baru (hitungan jam) dapat ditangani dengan melakukan reposisi dan kemudian dijahit. Namun bila sudah berlangsung lama (lebih 1 hari) maka akan dilakukan tindakan bedah Colopexy.
.
.
Oh iya SobaTernak sekalian dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, maka pemilik hewan yang membawa hewannya untuk diobati WAJIB menggunakan masker sebagaimana anjuran dari pemerintah.
.
 
Sumber :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2899392600296410&id=1605890159646667

Terkait

Komentari

Surel Anda tetap rahasia. Kolom yang harus diisi ditandai dengan *
Anda boleh menggunakan label dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Berita
Log In
Pegawai
Harga Produk Hewan
Harga Komoditas