Meningkatkan Mutu Genetik, Mewujudkan Peternak yang Lebih Sejahtera
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak melalui Petugas Inseminator UPTD Puskeswan Lebak terus berkomitmen meningkatkan produktivitas ternak melalui pelayanan Inseminasi Buatan (IB). Kali ini, pelayanan dilaksanakan pada ternak sapi milik peternak di Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles. Senin (06/07/26)
Inseminasi Buatan merupakan teknologi reproduksi yang memanfaatkan semen beku dari pejantan unggul untuk menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang lebih baik. Melalui program ini, peternak dapat memperoleh pedet yang lebih sehat, memiliki pertumbuhan lebih cepat, dan berpotensi memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Selain meningkatkan mutu genetik, Inseminasi Buatan juga menjadi salah satu strategi dalam mempercepat peningkatan populasi ternak sapi, mengurangi risiko penularan penyakit reproduksi, serta mendukung pengembangan peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara petugas inseminator dan para peternak yang terus berkomitmen menjaga kesehatan serta manajemen reproduksi ternaknya.
Setiap pelayanan Inseminasi Buatan bukan sekadar proses reproduksi, tetapi investasi jangka panjang untuk menghadirkan generasi sapi unggul, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Β
























































